analisaforex

Data PMI Zona Euro Gagal Hapus Tekanan EUR/USD Pasca Rapat ECB

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang EUR/USD melanjutkan pelemahan yang telah berlangsung sejak rilis pengumuman kebijakan pasca rapat bank sentral Eropa (ECB) kemarin. Saat berita ditulis pada awal sesi New York (24/1), Euro terpuruk pada kisaran 1.1037 terhadap Dolar AS, masih pada kisaran level terendah sejak tanggal 2 Desember 2019. Euro relatif stabil terhadap Pound, tetapi diperdagangkan dekat level terendah sebulan terhadap Yen Jepang.

Data PMI Zona Euro Gagal Hapus Tekanan EURUSD Pasca Rapat ECB

Laporan preliminer yang dirilis oleh IHS Markit tadi sore menunjukkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur telah meningkat dari 46.3 menjadi 47.8 pada bulan Januari 2020. Kinerja lebih baik daripada perkiraan ekonom pada angka 46.8, tetapi masih berada dalam area kontraksi atau perlambatan. Sementara itu, skor PMI Jasa menurun dari 52.8 menjadi 52.2, sehingga skor komposit stagnan pada level 50.9. Sejumlah analis memandangnya sebagai bauran data positif.

“Pertumbuhan (Zona Euro) tetap terkonsentrasi pada sektor jasa, tetapi lajunya melambat sedikit pada awal tahun, di saat yang sama aktivitas sektor manufaktur menunjukkan bukti stabilisasi. Laju pertumbuhan output yang lemah sesuai dengan gambaran dalam data pesanan baru,” kata Claus Vistesen, pimpinan ekonom Zona Euro di Pantheon Macroeconomics, “Ekspektasi untuk tahun ini secara keseluruhan kini semakin tinggi, terutama berkat perbaikan di sektor manufaktur.

Baca Juga:   Trump Tak Ajak Serang Iran Lagi, Dolar AS Meroket

“Meskipun perlambatan ekonomi lama berakhir, PMI Zona Euro menambah jumlah data terbaru yang menandakan bahwa kondisi terburuk akan segera berlalu,” ujar Holger Schmieding, pimpinan ekonom di Berenberg, “Perlambatan di sektor manufaktur, yang telah menjadi alasan utama bagi perlambatan pertumbuhan Zona Euro secara umum tahun lalu, telah berkurang. Meskipun masih mencatat penurunan aktivitas, subindeks untuk manufaktur kini telah menanjak dalam tiga dari empat bulan terakhir.”

Terlepas dari itu, nada positif yang diekspresikan data PMI Manufaktur tidak terefleksikan dalam perdagangan Euro, karena ekspektasi suku bunga ECB tetap negatif. Dalam rapat kebijakan kemarin, ECB memutuskan untuk tidak mengubah kebijakan sembari menegaskan pentingnya untuk mempertahankan kebijakan moneter longgar selama beberapa waktu ke depan. Presiden ECB Christine Lagarde juga mengumumkan untuk dilakukannya review terhadap arah kebijakan moneter dan cara kerja Dewan Gubernur ECB selama ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply