Data PMI Inggris Dukung Prospek Kenaikan Suku Bunga Desember

Pasangan mata uang GBP/USD melemah lagi untuk hari ketiga beruntun hingga menyentuh rekor terendah 1.3342 pada sesi Eropa (23/11/2021), sehubungan dengan tren penguatan dolar AS yang berkelanjutan. Meski demikian, rilis data preliminer Purchasing Managers’ Index (PMI) dari Inggris hari ini sebenarnya mendukung prospek bullish pound sterling dalam rentang waktu lebih panjang.

Data PMI Inggris Dukung Prospek Kenaikan Suku Bunga Desember

IHS Markit/CIPS melaporkan bahwa skor PMI Manufaktur Inggris meningkat dari 57.8 menjadi 58.2 pada bulan November 2021, lebih tinggi dibandingkan estimasi konsensus yang sebesar 56.3. Sedangkan skor PMI Jasa sempat diperkirakan bakal merosot dari 59.1 sampai 54.6, tetapi ternyata hanya turun hingga 58.6. Hasil survei menunjukkan permintaan yang cukup tangguh meskipun lonjakan inflasi terus menekan perusahaan-perusahaan.

Sejumlah perusahaan melaporkan terjadinya kenaikan tajam dalam permintaan konsumen, meskipun mereka telah mengoper beban kenaikan biaya produksi ke harga pasaran. Data juga menunjukkan bahwa peningkatan biaya rata-rata gegara lonjakan inflasi telah mencapai laju tercepat sejak indeks dibuat pada Januari 1998. Alhasil, ekspektasi pasar semakin yakin pada prospek kenaikan suku bunga bank sentral Inggris (BoE) dalam waktu dekat.

Baca Juga:   Outlook Mingguan GBP / USD : 09 - 13 Juni 2014

Kepala Ekonom Bisnis IHS Markit, Chris Williamson, menyimpulkan, “Kombinasi dari pertumbuhan bisnis unggul yang berkelanjutan, perbaikan pasar tenaga kerja lebih lajut, dan tekanan inflasioner tinggi memberikan lampu hijau bagi kenaikan suku bunga pada Desember.”

Elias Haddad, seorang pakar strategi di Commonwealth Bank of Australia, mengamini pendapat tersebut. Katanya, “(Data) PMI Inggris memperkuat alasan untuk kenaikan suku bunga BoE (pada) Desember dan menawarkan support bagi GBP.”

“PMI flash November mengindikasikan bahwa perekonomian terbukti cukup tangguh bahkan meski menunjukkan sinyal bahwa kenaikan dalam tekanan harga-harga terus berlanjut,” kata Bethany Beckett, ekonom Inggris di Capital Economics, “Ini menandakan kepada kita bahwa keseimbangan probabilitas untuk rapat Komite Kebijakan Moneter BoE pada Desember tetap condong pada kenaikan suku bunga, kemungkinan dari 0.10 persen menjadi 0.25 persen.”

Opini terbaru dari pejabat BoE mengarah pada kiblat yang sama. Anggota MPC BoE Jonathan Haskel tadi sore memaparkan bahwa keputusannya dalam rapat-rapat kebijakan mendatang akan tergantung pada dinamika yang mendasari pertumbuhan gaji di Inggris.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply