analisaforex

Data NFP Meningkat Fantastis, Dolar AS Naik Tipis

Afiliasi IB XM Broker

Indeks Dolar AS (DXY) hanya menanjak tipis dari kisaran 96.50-an ke 97.00-an pada sesi New York hari ini (5/6) seusai rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang teramat mengejutkan. Bukannya meningkat, tingkat pengangguran malah merosot pada bulan Mei lalu. Kejutan tersebut memompa sentimen risk-on dan gairah bursa saham AS, tetapi berimbas negatif bagi USD.

Data NFP Meningkat Fantastis Dolar AS Naik Tipis

US Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan bahwa perekonomian AS berhasil menciptakan 2.5 juta pekerjaan baru pada bulan Mei 2020. Data berlawanan dengan konsensus ekonom yang sebelumnya mengantisipasi data Nonfarm Payroll ambruk ke -7.7 juta. Kinerja yang prima tersebut juga menekan tingkat pengangguran dari 14.7 persen menjadi 13.3 persen.

Menurut BLS, ketenagakerjaan meningkat dengan pesat pada sektor hiburan dan hospitality, konstruksi, edukasi, layanan kesehatan, dan perdagangan ritel. Situasi berhubungan dengan cepatnya pemulihan aktivitas ekonomi lokal segera setelah Gedung Putih merilis panduan normalisasinya.

“Pasar tenaga kerja AS memulai proses pemulihan sebulan lebih cepat dari antisipasi,” kata Andrew Grantham dan Katherine Judge dari CIBC Capital Markets, “Tingkat pengangguran jatuh selama bulan tersebut, meskipun ada rebound parsial dalam tingkat partisipasi.”

Baca Juga:   BERITA SAHAM JUMAT 27/12/2019 - INDONESIA CETAK TRANSAKSI POTENSIAL Rp9,75 MILIAR DI VIETNAM EXPO

“Payroll paling mengejutkan dalam sejarah, dengan margin yang luar biasa besar, kemungkinan dikarenakan gelombang perekrutan kembali diam-diam. Perusahaan-perusahaan yang memecat karyawan dalam jumlah besar di bulan Maret tidak perlu mengiklankan niat rekrutmen kembali di Indeed; mereka hanya perlu menelepon (para karyawan lama mereka -red),” ujar Ian Shepherdson, pimpinan ekonom di Pantheon Economics, “Tapi, masih menjadi misteri mengapa ADP tidak menemukan (fenomena) ini, dan (angka NFP) ini kontradiktif dengan angka klaim berkelanjutan.”

Laporan ketenagakerjaan yang lebih baik akan berkontribusi positif bagi outlook ekonomi Amerika Serikat ke depan. Semakin cepat orang-orang kembali bekerja, maka tingkat konsumsi dan inflasi akan lebih cepat meninggi.

Data ketenagakerjaan AS ini memberikan argumen pendukung tambahan bagi pelaku pasar yang mensinyalir pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19 bakal berlangsung lebih cepat. Sayangnya USD telah diperlakukan selayaknya aset safe haven pada masa-masa awal krisis, sehingga malah ditinggalkan peminat seusai rilis NFP yang fantastis ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply