CEO Mastercard Berpikir Sistem Pembayaran SWIFT Akan Hilang

Saat ini, Forum Ekonomi Dunia (WEF), juga dikenal sebagai Forum Davos, sedang diadakan, yang diselenggarakan oleh Dewan Bisnis Blockchain Global. Banyak pemain dari sistem keuangan hadir untuk membahas beberapa topik dan khususnya tentang masa depan pembayaran lintas batas, dan potensi mata uang digital bank sentral (MNBC).

Sebuah panel di MNBC menampilkan pemain industri termasuk Michael Miebach, dan CEO Mastercard, Yuval Rooz. Ada juga CEO Digital Asset, dan David Treat, direktur di Accenture. Dia merupakan salah satu pendiri Digital Dollar Project (sebuah organisasi yang bertugas mempelajari potensi dan pengembangan MNBC Amerika).

Juga pada pertemuan itu adalah Jennifer Lassiter, direktur eksekutif Proyek Dolar Digital, dan Jon Frost, ekonom senior di Bank for International Settlements (BIS). Sebuah jawaban atas pertanyaan selama wawancara juga menimbulkan keheranan di media dan opini publik. Itu datang dari CEO Mastercard, yang hanya mengatakan ” tidak ” ketika ditanya apakah SWIFT, sistem pesan antar bank saat ini yang memungkinkan pembayaran lintas batas, akan tetap ada dalam lima tahun.

Baca Juga:   5 Coin Teratas Menurut Daftar dari LunarCrush

Yuval Rooz masih berpikir bahwa sistem pembayaran antar bank ini suatu hari nanti dapat diganti. Akan tetapi, lima tahun tidak akan cukup. Dia sedang menunggu untuk melihat teknologi baru lainnya.

Jawaban Yang Masih Tidak Memberikan Kejelasan

Harus dijelaskan di sini bahwa ini adalah jawaban yang memenuhi syarat karena ini bukan pernyataan langsung, tetapi jawaban sederhana untuk sebuah pertanyaan. Tidak ada yang bisa mengatakan bahwa CEO Mastercard benar-benar serius, atau bahkan argumen yang diajukan karena tidak ada. Tapi itu masih merupakan perubahan paradigma bagi pemain utama dalam pembayaran.

Seorang juru bicara Mastercard meremehkan dampak dari tanggapan Miebach dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email setelah wawancara. Oleh karena itu, Miebach tampaknya mengatakan bahwa sistem saat ini tidak akan ada lagi, digantikan oleh SWIFT yang lebih canggih, dengan fungsionalitas baru.

SWIFT memproses 42 juta pesan sehari tahun lalu, tetapi transaksi jaringan dapat memakan waktu beberapa hari. Perusahaan berusaha untuk mempertahankan relevansinya dalam sistem keuangan internasional, terutama dalam hal mata uang digital bank sentral. Sejak Mei 2021, SWIFT menjajaki penggunaan MNBC untuk memfasilitasi pembayaran antar negara dan benua.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.