analisaforex

CEO Bakkt: Perusahaan Tidak Memiliki Rencana Mendukung XRP

Afiliasi IB XM Broker

Baakt merupakan salah satu perusahaan Cryptocurrency yang terbesar di kawasan Amerika Serikat. Kemarin CEO perusahaan tersebut mengatakan bahwa tidak akan mendukung XRP sebagai bagian dari pengembangan produk yang terjadi selanjutnya.

Pada 11 Januari, CEO Bakkt yaitu Gavin Michale menyampaikan dalam sebuah acara podcast bersama Axios Re:Cap dalam pembahasan pengadopsian arus utama Bitcoin dan beberapa aset digital lainnya. Michael mengatakan bahwa Bakkt memiliki rencana untuk merilis dukungan untuk beberapa altcoin di dalam platformnya di masa yang akan datang. Namun dia menegaskan bahwa XRP tidak termasuk pada salah satu altcoin tersebut.

Dia menolak memberikan komentar apakah perusahaan memutuskan untuk lebih jauh dari XRP akibat adanya masalah hukum yang dihadapi Ripple yang dipicu oleh gugatan dari SEC. Michael memberikan penjelasan:

“Kami memasuki ruang Cryptocurrency lewat Bitcoin dan itu merupakan mata uang pertama kami yang kami sediakan. Kami memiliki orang lain yang dijadwalkan akan ikut serta sebagai bagian dari pengembangan produk. Tapi XRP tidak tersedia pada pengembangan itu.”

Baca Juga:   Ethereum Berpeluang Menghadapi Koreksi 30% Setelah Gagal Melewati $400

Apa yang disampaikan dan ungkapkan oleh Michael pada XR senada dengan pengumuman resmi rencana dari Bakkt untuk Go Public. Pada 11 Januari kemarin, Intercontinental Exchange, operator New York Stock Exchange dan pemilik Bakkt, memberikan pengumuman mengenai kesepakatan merger dengan VPC Impact Acquisition Holdings untuk membuka peluang Bakkt dirilis di pasar saham.

Ripple Masih Dalam Masalah Hukum

Sementara itu Ripple sedang melawan gugatan yang diajukan oleh SEC dengan nilai $1,3 Miliar yang diajukan terhadap perusahaan tersebut pada akhir bulan Desember kemarin. Pada 8 Januari kemarin, CEO Ripple yaitu Brad Garlinghouse dengan keras menyampaikan bantahan atas tuduhan dari SEC yang tidak ada bukti. Dia juga mengklaim bahwa perusahaannya itu berada di sisi kanan fakta dan sejarah.

Di tengah masalah hukum yang dialami oleh Ripple, banyak sekali perusahaan Cryptocurrency telah memutuskan untuk menghapus XRP dari perdagangan. 6 Januari kemarin, penyedia dompet Cryptocurrency dan perdagangan yaitu Blockchain.com memutuskan menghapus XRP dari daftar. Mengikuti langkah yang sebelumnya diambil oleh bursa pertukaran utama Cryptocurrency seperti Coinbase, Binance.US, dan lain-lain sampai gugatan SEC selesai.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply