analisaforex

CEO Aplikasi Bitcoin Investment Menilai Bitcoin Adalah Revolusi Moneter, Bukan Teknologi

Afiliasi IB XM Broker

Dilansir dari Cointelegraph, CEO Ambar yang merupakan sebuah platform investasi, Aleks Svetski mengatakan bahwa Bitcoin bukan hanya revolusi teknologi. Ini adalah sebuah revolusi moneter yang dalam kondisi normal membutuhkan waktu sampai berabad-abad lamanya. Sementara itu saat ini di era yang serba digital, Bitcoin akan melakukan fungsinya tersebut hanya dalam waktu beberapa dekade saja.

Bitcoin Naik Meski Belum Stabil

Sebelumnya harga Bitcoin sempat mengalami penurunan tajam sampai 50% pada pertengahan Maret lalu. Penyebab utamanya adalah karena ketakutan pasar akibat virus Corona yang sangat memukul ekonomi utama global. Tapi setelah itu semua, masyarakat global tampak cenderung mulai tertarik dengan aset perintis Cryptocurrency ini yaitu Bitcoin. Nilai tukar Bitcoin juga mengalami kenaikan yang sangat besar bangkit dari terendah dengan mencatatkan pemulihan 130%.

Pergerakan positif dari Bitcoin hadir di tengah kondisi pasar utama yang masih sangat tidak stabil akibat pandemi virus Corona. Tolak ukur pasar tradisional telah mengalami penurunan yang paling buruk sejak terakhir kalinya pada 1987 lalu.

Baca Juga:   Di Tengah Penurunan Akibat Pandemi, Layanan Pinjaman Crypto Celcius Meraih Deposito Bitcoin 50.000

Keruntuhan itu terjadi akibat banyak sektor bisnis yang ditutup untuk menekan penyebaran pandemi virus Corona. Walaupun saat ini tolak ukur pasar tradisional telah pulih, tapi melonjaknya jumlah pengangguran menjadi titik kekhawatiran yang baru.

Bitcoin hadir sebagai aset global yang independen dan bebas dari kontrol pemerintah. Bitcoin selama masa-masa ekonomi penuh ketidakpastian sangat menggoda banyak orang. Svetski mengatakan bahwa:

“Semakin banyak lubang pada gedung dan diibaratkan gedung itu adalah masyarakat dan lubang itu adalah moneter, fiskal, sosial dan politik, maka semakin banyak orang yang ingin mempertahankan kekayaan mereka dan kebal terhadap segala sesuatu yang mengganggu negara.”

Arus Utama Tertarik dengan Bitcoin

Beberapa hari terakhir, Bitcoin telah menarik perhatian arus utama. Diantaranya termasuk Paul Tudor Jones yang mulai tertarik kepada Bitcoin. Sementara itu Svetski memberikan penjelasan mengenai alasan banyak yang tertarik dengan Crypto.

“Orang masuk ke Bitcoin karena penasaran, kesakitan atau keserakahan tapi itu semua bisa dijadikan satu dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Apalagi JPMorgan Chase saat ini sudah merilis layanan untuk pertukaran Crypto CoinBase dan Gemini. Sangat kontras dengan pernyatan 2017 dimana mereka mengatakan Bitcoin adalah penipuan.”

Baca Juga:   Scott Melker: Bitcoin Berisiko Namun Tidak Berkorelasi Dengan Saham

 

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply