analisaforex

Bitcoin Rebound 20% Dalam Sehari dan Menjadi Terbesar, Tapi Tetap Ada Batasannya

Afiliasi IB XM Broker

Harga Bitcoin terlihat mampu mencatatkan kenaikan yang paling besar pada 12 Januari kemarin sampai 20%. Dengan itu Bitcoin bangkit dari level harga $30.500 menuju ke sekitar $36.600 di semua bursa Cryptocurrency utama global. Tapi walaupun mampu mengalami pembalikan besar pasca koreksi kuat, ada dua tanda peringatan.

Misalnya jika ada lebih sedikit penjual jangka pendek di pasar, maka pembeli harus melakukan pembayaran biaya penjualan pendek setiap delapan jam sekali. Ketika tingkat pendanaan tinggi itu artinya pembeli membayar penjual. Kemudian yang kedua adalah indeks kekuatan Dolar AS DXY tampak memulihkan diri dari penurunan tajam dan menjadi sebuah tanda bearish bagi Bitcoin dan emas.

Apa yang Terjadi Setelah Penurunan dan Pemulihan BTC?

Sementara itu Julien Bittel yang merupakan fund manajer multiaset dari Pictet Assets Management mengatakan bahwa Dolar AS memang sudah dalam keadaan jenuh jual atau oversold. Sejak awal pandemi virus Corona kemarin di awal 2020, memang kekuatan Dolar AS sudah mengalami penurunan yang sangat besar sekali. Dolar AS terus berjuang untuk bertahan melawan aset cadangan lain layaknya Yen Jepang dan Franc Swiss.

Baca Juga:   Bank Terbesar Kedua Di Rusia VTB, Jaminan Bank Percontohan Bank Blockchain

Ketidakpastian mengenai pemilihan umum di AS dan stimulus lanjutan juga sempat memicu aksi penjualan terhadap greenback selama tahun 2020 kemarin. Bittel menyampaikan bahwa Dolar AS saat ini terlihat sangat oversold dan momentum Dolar AS bisa menguat lagi pada 2021 ini. Dia menjelaskan:

“Dolar AS terlihat sangat oversold. Saya masih berpikir Dolar AS yang lebih kuat akan menjadi tema kunci yang harus sangat diperhatikan pada 2021. Spekulan kembali mendekati rekor jangka pendek DXY sebagai% dari total OI. Penurunan DXY saat ini tampak sangat mirip sekali dengan aksi penurunan dari 03/17-02/18. Analog ini menampilkan bahwa pangkalan bisa didirikan pada kuartal pertama 2021.”

Padangan yang positif mengenai Dolar AS memancing risiko bagi momentum bullish Bitcoin karena simpanan nilai itu dihargai dengan Dolar AS. Ketika Dolar AS bangkit maka emas dan Bitcoin bisa mengalami penurunan terutama setelah adanya kenaikan yang kuat sebelumnya. Untuk skenario bullish berikutnya yang cocok adalah pendaan netral dan arus masuk stablecoin naik.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply