Bisakah Para Investor Bitcoin Akan Terus Konsisten?

Para investor Bitcoin memang punya perbedaan yang cukup besar antara jangka pendek dan jangka panjang. Biasanya mereka yang jangka pendek akan melakukan perubahan lebih cepat seperti menjual atau membeli. Sedangkan untun investor jangka panjang, mereka juga lebih lama karena mereka benar-benar punya pemikiran yang berbeda.

Namun yang patut diapresiasi, para investor jangka pendek juga bisa berubah ke investor jangka panjang. Mereka pastinya punya niatan untuk membangun portofolio menjadi lebih baik. Semua itu jelas tidak terlepas dari keuntungan yang akan merek dapat dan juga pengembalian aset. Jika menurut mereka tidak berubah, tentunya ini tidak akan terjadi.

Dengan semua itu, apakah bisa mengharapkan perubahan ke perilaku investor? Harapannya adalah akan ada hasil yang lebih bagus dari semua yang ada. Investor akan selalu menjadi tulang punggung untuk perubahan yang terjadi di Bitcoin. Apalagi selama ini masih menguntungkan, mereka pasti akan tetap masuk untuk kembali membeli atau menjual. Kita tunggu saja apakah ini bisa berhasil atau tidak.

Baca Juga:   Altcoin dan Saham Bergerak Lebih Tinggi Pasca Harga Bitcoin Melompat Ke $40.000

Hodler Semakin Banyak

Short-term traders/holders atau biasa kita kenal STH akan selalu mencari keuntungan ketika pasar naik. Apapun yang terjadi, mereka pastinya akan mencari keuntungan untuk waktu cepat sekaligus mengharapkan reli terjadi. Tapi ada juga yang mundur selangkah demi selangkah demi tetap mendapat keuntungan yang maksimal. Ini tentunya juga tidak bisa diprediksi dengan pasti.

Kita sebenarnya juga bisa melihat apa yang terjadi pada tahun 2018 lalu. Ketika BTC mendekati ATH baru di harga $ 20,000 semuanya tumbuh dengan cukup pesat. STH saat itu berada di puncaknya dan kenaikan untuk waktu seterusnya juga mengalami perubahan yang signifikan. Terlepas dari pergerakan yang datar di bulan November, para pemegang untuk jangka menengah juga masih berada di titik puncak.

Bisa dikatakan, para investor jangka panjang tetap tidak takut risiko yang kemungkinan bisa terjadi. Bahkan jika melihat data pada 2019 atau 2020 memang penjualan juga tidak memperlihatkan kenaikan drastis. Ini mungkin karena mereka sudah mulai melihat momentum bullish yang mungkin bisa saja terjadi di masa depan. Walau ada kemungkinan bisa merugi, namun mayoritas dari mereka tetap percaya ini cukup baik.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply