BERITA SAHAM KAMIS 18/07/2019 – HARGA SAHAM NAIK SIGNIFIKAN, INI PENJELASAN MANAJEMEN TRIO

IQPlus – Manajemen PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) mengaku, belum mengetahui secara pasti faktor pendorong kenaikan harga sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, kenaikan signifikan pada harga saham TRIO diperkirakan karena sentimen positif terkait rencana pemerintah yang akan menerbitkan aturan terkait validasi International Mobile Equipment Identification (IMEI) untuk memonitor keberadaan telepon selular ilegal (black market).

“Mengenai lonjakan harga saham (TRIO), kami masih belum mengetahui selama beberapa hari terakhir ini. Tetapi, mungkin karena adanya ekspektasi pasar atas rencana aturan (validasi IMEI) itu akan berdampak positif ke perseroan,” kata Direktur TRIO, Jason A Kardachi dalam Public Expose Insidentil di Jakarta, Kamis (18/7).

Sebagaimana diketahui, BEI meminta agar TRIO menggelar Public Expose Insidentil terkait peningkatan harga kumulatif yang signifikan, sehingga BEI memutuskan untuk kembali menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham TRIO di pasar tunai dan pasar reguler sejak 17 Juli 2019.

Lebih lanjut Jason berharap, aturan validasi IMEI yang melibatkan Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Perdagangan tersebut bisa meningkatkan penjual ponsel TRIO. “Karena hanya ponsel resmi di Indonesia yang bisa dibeli konsumen, seperti ponsel yang dijual perseroan,” imbuhnya.

Baca Juga:   BERITA SAHAM JUMAT 27/12/2019 - TOL PANDAAN-MALANG SEKSI LIMA DIFUNGSIKAN SAAT DARURAT KETIKA LIBURAN

Dia menyebutkan, kebijakan terkait IMEI ini bertujuan agar perangkat ponsel yang masuk ke Indonesia sesuai dengan aturan, baik dari sisi pendapatan negara maupun sektor fiskal atau perpajakan. “Peraturan ini akan mencegah perdagangan ponsel ilegal atau yang biasa kami sebut black market,” ucap Jason.

Namun demikian, ungkap Jason, sejauh ini TRIO belum bisa mengevaluasi dampak kenaikan penjualan perseroan yang ditimbulkan oleh rencana penerapan kebijakan baru tersebut, karena manajemen perusahaan masih menunggu kejelasan waktu penerbitan dan isi aturan validasi IMEI. Sebelumnya, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail menyebutkan bahwa regulasi mengenai validasi IMEI akan tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) yang akan dikeluarkan Kemperin, Kemendag dan Kominfo. Permen tersebut rencananya akan ditandatangani pada 17 Agustus 2019.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.