analisaforex

BERITA SAHAM HARI SENIN 01/03/2021 – EKONOMI TIONGKOK DIRAMAL TUMBUH BERLIPAT GANDA DI 2035

Afiliasi IB XM Broker

IQPlus – Tiongkok memiliki peluang bagus untuk melipatgandakan ukuran ekonominya pada 2035 dan melampaui Amerika Serikat (AS) sebagai ekonomi terbesar di dunia. Meski tidak mudah tumbuh berlipat ganda namun upaya reformasi di berbagai bidang akan membuat Tiongkok mampu mencapai target tersebut. Menggandakan PDB Tiongkok membutuhkan pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 4,7 persen untuk 15 tahun ke depan yang menurut beberapa pengamat mungkin sulit dicapai. “Kami pikir Tiongkok akan mampu mencapainya,” kata Kepala Ekonomi Asia BofA Global Research Helen Qiao, dilansir dari CNBC International, Senin, 1 Maret 2021.

“Selain menggandakan PDB-nya, raksasa ekonomi Asia itu akan melampaui AS sebagai ekonomi terbesar dunia sekitar 2027 hingga 2028,” tambah Qiao.

Tiongkok adalah salah satu dari sedikit negara di global yang mampu tumbuh pada 2020, terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19. Data resmi menunjukkan ekonomi Tiongkok tumbuh 2,3 persen pada tahun lalu. Kemudian Dana Moneter Internasional memperkirakan pertumbuhan Tiongkok mencapai 8,1 persen di tahun ini.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SELASA 08/12/2020 - NILAI TUKAR YUAN MENGUAT TERHADAP DOLAR AS

Sementara itu, ekonomi AS berkontraksi sebesar 3,5 persen pada 2020, perkiraan pemerintah terbaru menunjukkan. IMF memperkirakan ekonomi AS bisa tumbuh 5,1 persen di tahun ini. Namun, semuanya tergantung bagaimana mengelola agar pandemi covid-19 bisa segera berakhir.

Lebih lanjut, dalam sebuah laporan yang diterbitkan awal bulan ini, Qiao membahas kekhawatiran umum yang akan menghalangi Tiongkok untuk mencapai tujuan ekonominya pada 2035. Dia membuat daftar tiga alasan yakni pertama populasi yang menua di Tiongkok akan merusak potensi pertumbuhan. Kedua, rasio utang terhadap PDB Tiongkok yang tinggi akan mengancam stabilitas ekonomi. Ketiga, model pertumbuhan yang didorong investasi negara tidak berkelanjutan dan tidak dapat mendorong pertumbuhan dalam jangka panjang.

“Kekhawatiran tersebut akan memperlambat -tetapi tidak menggagalkan- lintasan pertumbuhan Tiongkok secara keseluruhan,” pungkasnya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply