analisaforex

Barclays: Pound Berpeluang Bullish Versus Euro

Afiliasi IB XM Broker

Pound babak belur dalam perdagangan hari Rabu ini (7/4/2021), menyusul publikasi indeks Purchasing Managers’ Markit yang meleset dari laporan awal. GBP/USD sempat terjerumus sampai 1.3772, sedangkan EUR/GBP menggapai rekor tertinggi dua pekan. Meski demikian, analis dari Barclays optimistis pada prospek penguatan pound terhadap euro bulan ini.

Pound Berpeluang Bullish Versus Euro

Pelemahan poundsterling saat ini tak lepas dari rilis sejumlah data yang meleset dari ekspektasi awal. Antara lain data PMI final untuk sektor jasa Inggris bulan Maret 2021 yang meleset ke 56.3 dari sebelumnya 56.8. Akan tetapi, koreksi data sebenarnya tidak mengisyaratkan situasi ekonomi yang memburuk.

IHS Markit dalam komentar yang menyertai publikasi data PMI menyebutkan pula bahwa pesanan baru, ketenagakerjaan, dan harga-harga tetap tumbuh dengan laju yang sangat signifikan di tengah maraknya program vaksinasi dan pelonggaran pembatasan terkait COVID-19. Laporan IMF awal pekan ini juga mengisyaratkan optimisme terhadap outlook ekonomi Inggris.

Menurut IMF, pertumbuhan Inggris akan mencapai pada 5.3% untuk 2021 dan 5.1% pada 2022. Angka-angka tersebut lebih tinggi dibanding proyeksi pertumbuhan AS yang sebesar 5.1% untuk 2021 dan 3.6% untuk 2022, maupun proyeksi pertumbuhan Zona Euro yang hanya 4.4% untuk 2021 dan 3.8% untuk 2022.

Baca Juga:   Outlook Mingguan AUD / USD : 30 September - 4 Oktober

Optimisme terhadap outlook ekonomi Inggris juga melandasi proyeksi bullish poundsterling di kalangan analis. Barclays secara khusus memperkirakan pound berpeluang menundukkan euro lagi. Pasalnya, banyak negara anggota Zona Euro yang malah sedang mengetatkan pembatasan sosial demi menanggulangi lonjakan kasus COVID-19 baru. Prancis memberlakukan lockdown baru mulai pekan lalu, sedangkan Italia dan Jerman memperpanjang lockdown yang sudah berlangsung cukup lama.

“EUR kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan, karena Uni Eropa masih bergumul dengan gelombang terbaru pandemi,” ungkap Marek Raczko, pakar strategi forex dari Barclays, “Kami memprediksi kondisi ekonomi (Inggris) yang membaik di tengah pelonggaran pembatasan COVID-19, dan faktor musiman April, ditambah repatriasi terkait pajak dan dividen, akan mendukung sterling dalam jangka pendek. Ini semestinya melebarkan jarak antara sterling dan EUR karena situasi pandemi (di Zona Euro) masih sulit.”

Raczko memperkirakan EUR/GBP berpeluang tembus level kunci pada 0.85. Oleh karenanya, Barclays mengincar posisi jual EUR/GBP dengan target pada 0.838.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply