AUD/USD Terhimpit Dua Berita Anyar Dari Tiongkok

Reli AUD/USD pekan ini macet tepat di bawah 0.6700 dalam perdagangan hari Jumat (17/5/2024). Aussie terbebani oleh sejumlah data ekonomi Tiongkok yang mengecewakan, tetapi terstabilisasi berkat perbaikan prospek sektor properti Tiongkok.

AUDUSD Terhimpit Dua Berita Anyar Dari Tiongkok

Tiongkok mengumumkan beberapa langkah “bersejarah” tadi pagi untuk menstabilkan sektor properti yang terlanda krisis. People’s Bank of China akan memfasilitasi pendanaan tambahan dan pelonggaran peraturan hipotek senilai 1 triliun yuan ($138 miliar) untuk membuka jalan bagi pemerintah daerah melaksanakan pembelian apartemen di wilayah masing-masing.

Para investor berharap langkah-langkah tersebut menandai dimulainya intervensi pemerintah yang lebih tegas untuk mengkompensasi lesunya minat beli masyarakat untuk apartemen lama dan baru, menanggulangi kejatuhan harga properti, sekaligus mengurangi stok rumah yang tidak terjual. Kebijakan juga diharapkan dapat menanggulangi ancaman krisis yang berhubungan dengan banyaknya perusahaan pengembang yang terbelit utang.

“Kebijakan mengenai penyelesaian inventaris (properti yang tidak terjual) dianggap cukup kuat dibandingkan dengan kebijakan-kebijakan sebelumnya,” kata seorang eksekutif senior di pengembang yang gagal bayar di Shanghai, kepada Reuters, “Secara psikologis, hal ini akan membuat investor berpikir bahwa pemerintahlah yang ‘membayar tagihan;, dan hal ini mengalihkan risiko dari (sektor) properti ke bank dan pemerintah daerah.”

Baca Juga:   Inversi Yield Obligasi AS Jadi Sorotan, USD/JPY Tertekan

Pasar menyambut hangat kebijakan tersebut, terlihat dalam lonjakan indeks saham Tiongkok hari ini. Akan tetapi, para pakar mengingatkan bahwa kebijakan tersebut bukanlah solusi instan.

“Rekor persediaan perumahan yang tinggi dan tekanan likuiditas pada pengembang telah mengancam stabilitas keuangan… dan pemulihan ekonomi yang masih lemah,” kata Rocky Fan, ekonom di Guolian Securities, “Kebijakan tersebut tampaknya dirancang untuk mencegah dampak lebih lanjut dari krisis properti, tetapi akan membutuhkan waktu untuk membalikkan tren penurunan ini.”

Rilis data-data ekonomi China hari ini menunjukkan kondisi yang beragam pada bulan April 2024. Pertumbuhan Investasi Aset Tetap melambat dari 4.5 persen menjadi 4.2 persen, padahal konsensus mengharapkan kenaikan sampai 4.6 persen secara year-on-year. Pertumbuhan penjualan ritel juga melemah dari 3.1 persen menjadi 2.3 persen saja. Untungnya, produksi industri dan tingkat pengangguran mengalami perbaikan dalam kurun waktu yang sama.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.