Apa Itu Deposito Online

deposito online

investasikan uang anda

Di zaman modern seperti saat ini kebutuhan untuk berinvestasi pada masyarakat semakin besar dengan tujuan untuk melestarikan aset yang dimiliki atau paling sedikit simpanan untuk kebutuhan yang diprediksi akan terjadi di masa yang akan datang. Salah satu jenis investasi jangka panjang yang paling banyak dipilih oleh masyarakat di Indonesia adalah deposito. Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini telah tersedia pula layanan deposito online yang diselenggarakan oleh bank-bank besar terkemuka di tanah air. Apalagi saat ini sudah semakin banyak masyarakat yang memiliki perangkat komunikasi canggih berupa smartphone.

Baca Juga : Investasi yang Aman dan Terpercaya

Produk deposito berbasis teknologi canggih ini sesungguhnya tak mempunyai perbedaan mendasar dengan deposito konvensional, hanya saja untuk layanannya tersedia fasilitas dapat diakses secara online bahkan melalui smartphone. Untuk jangka waktu deposito bisa dalam 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Beberapa bank bahkan memberikan suku bunga lebih tinggi daripada deposito biasa.

Produk terbaru ini secara umum memberikan berbagai keuntungan selain itu juga investasinya aman, mudah, cepat, dan terpercaya. Dengan melakukan investasi deposito online Anda tak perlu berkunjung langsung pada bank yang bersangkutan. Di masa depan diharapkan layanan ini akan semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia mengingat hingga saat ini transaksi keuangan via online masyarakat di tanah air masih tergolong rendah karena kekhawatiran akan resiko transaksi via internet.

Keuntungan Deposito Online

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya jumlah bank yang menyediakan layanan deposito ini semakin bertambah dengan semakin berkembangnya teknologi di Indonesia. Peminat deposito online terutama adalah mereka yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan sebagai fasilitas investasi ini. Berikut ini adalah beberapa keuntungan deposito ini bagi Anda.

Baca Juga:   Analisa Teknikal Saham TELKOM (TLKM) 20 Jan 2017 (Tekanan Trader)

1. Cara pembukaan deposito tak rumit
Satu hal yang menjadi daya tarik dari layanan investasi ini adalah proses pembukaan deposito yang sangat mudah. Calon peserta deposito hanya perlu log in pada akun e-banking miliknya untuk mengakses pilihan pembukaan deposito secara online dan mengisi formulir berupa kolom-kolom yang diminta. Hal ini termasuk pengisian nominal jumlah dana yang ingin didepositokan, opsi jangka waktu, dan apakah nasabah ingin melakukan perpanjangan otomatis atau manual. Bila proses administrasi tersebut telah selesai kemudian dana akan ditransfer dari rekening Anda di bank pada simpanan deposito. Nasabah juga diperbolehkan untuk membuka lebih dari satu deposito jika berminat.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa syarat yang dibutuhkan untuk membuka deposito online hanyalah telah mempunyai rekening pada bank yang bersangkutan, telah mengaktifkan layanan e-banking, dan mempunyai token untuk melakukan transaksi keuangan secara online via e-banking tersebut. Layanan masa depan ini tentu sangat jauh lebih praktis dibandingkan pembukaan investasi deposito secara langsung pada bank dengan mengisi banyak formulir, mengantri, plus proses yang lebih lama. Anda juga tak perlu membubuhkan materai untuk membuka deposito secara online tak seperti pembukaan deposito konvensional.

2. Nasabah dapat menutup deposito tanpa perlu melapor secara resmi pada bank
Sama seperti pembukaan deposito yang praktis, untuk menutupnya pun Anda dapat melakukannya secara online. Fasilitas ini akan sangat membantu bila Anda sedang memiliki kesibukan lain di hari jatuh tempo deposito dan harus segera mencairkan dana. Dana dari deposito berikut bunganya secara otomatis akan langsung ditransferkan pada rekening tabungan Anda pada bank terkait bila jatuh tempo telah tiba.

Hal ini berlaku bila Anda memilih deposito online dengan tipe tanpa perpanjangan alias Non-ARO. Sementara pembatalan deposito via internet pada akun e-banking yang sama dapat dilakukan otomatis bila Anda memilih layanan rollover atau perpanjangan otomatis. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa deposito secara online memang lebih praktis dan efisien jika dibandingkan deposito konvensional.

Baca Juga:   Analisa Teknikal Saham Tunas Baru Lampung (TBLA) 26 Jan 2017 (Tekanan Trader)

Kerugian Deposito Online

Selain berbagai keuntungan sebagaimana yang telah diulas di atas, layanan ini juga masih mempunyai beberapa kekurangan, yaitu:

1. Bank penyedia fasilitas deposito online masih kurang
Walaupun bank terkemuka Indonesia yang menyediakan fitur investasi ini dapat dikatakan bertambah, tetapi melihat wilayah dan jumlah penduduk di tanah air, dapat dikatakan masih kurang mencukupi. Hal ini disebabkan oleh perkembangan infrastruktur teknologi komunikasi Indonesia, termasuk layanan e-banking yang masih belum merata. Beberapa bank nasional yang menyediakan layanan deposito konvensional sekalipun, masih belum mempunyai layanan deposito online.

2. Istilah asing yang dapat menyebabkan kesalahpahaman
Sebagaimana yang diketahui, banyak kata-kata bidang perbankan dan keuangan yang diserap dari bahasa Inggris dan belum memiliki padanan kata berbahasa Indonesia yang ringkas dan mudah dipahami. Dengan demikian tidak mengherankan jika formulir pembukaan deposito pada kantor bank pun banyak memuat kata-kata asing ini terutama bagi masyarakat awam. Jika Anda membuka deposito secara konvensional di bank Anda dapat meminta bantuan petugas bila ada istilah yang tidak dimengerti, tetapi hal ini tentu tak dapat dilakukan jika Anda mengisi formulir secara online. Mengisi formulir online secara sembarangan tentu juga tak bijaksana karena berpotensi menimbulkan kesulitan bagi Anda sendiri nantinya.

3. Resiko pencurian data pribadi, peretasan, dan kesalahan teknis.
Tentu kita sudah banyak mendengar cerita suram tentang phishing, hacking, atau kesalahan teknis yang berhubungan dengan keamanan layanan cyber. Layanan keuangan dengan basis internet atau e-banking termasuk pelayanan deposito online juga tak luput dari ancaman atau resiko pencurian data, peretasan, dan kesalahan teknis.

Baca Juga:   7 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal 2020

Pencurian data pribadi yang sering diistilahkan dengan phishing sering dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan institusi terpercaya. Target oknum-oknum kriminal ini adalah klien online payment dan online banking, atau sejenisnya. Di berbagai media, mungkin pernah kita lihat atau dengar bahwa suatu kelompok pelaku kejahatan keuangan ini mengirimkan emain dengan menyamar sebagai bank bonafid lalu mengarahkan korban pada suatu link website palsu yang mirip dengan link bank yang bersangkutan. Setelah itu dengan suatu cara para penjahat cyber ini akan menyalin data korban untuk mencuri dana yang mereka miliki.

Hal ini belum termasuk kejahatan yang dilakukan oleh hacker atau peretas profesional yang lagi-lagi bertujuan sama yaitu mencuri dana nasabah. Selain itu kita juga tak dapat mengabaikan hal-hal yang berhubungan dengan kesalahan teknis seperti input tak dapat masuk, akun yang terblokir, halaman yang tak dapat loading, dan sebagainya. Melihat berbagai kasus ini pihak bank tentu dari hari ke hari berusaha sebaik mungkin untuk menyempurnakan layanan berbasis internet yang mereka sediakan untuk kepuasan pelanggan, tetapi berbagai hal yang tersebut di atas layak menjadi referensi bagi Anda.

Layanan deposito online memang membuat Anda lebih nyaman dalam membuka investasi deposito jika dibandingkan dengan layanan konvensional. Tetapi bila Anda merasa kurang tanggap teknologi termasuk tak terlalu memahami seluk beluk transaksi berbasis layanan internet dan perbankan, mungkin layanan konvensional sudah cukup bagi Anda.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.