4 Exchanges Crypto Terbesar Korea Selatan Punya Kesepakatan Baru

Bithumb, Korbit, dan Coinone yang merupakan Exchanges Crypto terbesar di Korsel akhirnya punya jalan mulus. Ketiganya akhirnya bisa menyelesaikan kesepakatan untuk memenuhi peraturan negara sebelum 24 September. Apalagi itu merupakan batas waktu yang diberikan pemerintah untuk ketiganya. Apa yang dicapai mereka adalah kesepakatan untuk mengeluarkan nama asli dari pemilik akun.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, bank-bank akhirnya setuju untuk menyelesaikan pendaftaran pada otoritas keuangan negara tersebut. Dan andai saja mereka tidak bisa memenuhi persyaratan melebihi batas waktu, bank-bank tersebut pada akhirnya tidak akan berani. Pemerintah sebenarnya sudah mengeluarkan perintah ini dari jauh-jauh hari. Namun karena ada pertentangan, jadi ini terlambat.

Namun menurut beberapa sumber, pengaturan ini masih harus diselesaikan. Misalnya semua exchanges masih harus menyelesaikan beberapa dokumen untuk menyelesaikan kontrak. Dan sebagai informasi, kontrak-kontrak ini hanya punya durasi selama 6 bulan. Dan setelah batas waktu habis, mereka semua harus memperbarui kontrak itu lagi ke otoritas dari pemerintah.

Semua Mengikuti Arahan Pemerintah

Sementara itu, bank-bank yang lain juga akan mengikuti jejak dari bank-bank yang lain. Misalnya bank NongHyup dan juga Shinhan Bank akan memberi nama akun asli untuk para traders dari Korbit. Ini seharusnya dapat mengkonfirmasi jika kontrak telah diperbarui dan diperpanjang. Dan bebarengan hal itu, dokumen akan dikeluarkan untuk melanjutkan proses yang ada.

Baca Juga:   ATM Crypto Terus Berkembang Pesat Secara Global Pada Tahun 2020 Ini

Semua bank yang punya kerjasama dengan semua Exchange juga bisa meneruskan kerjasama mereka. Asalkan semua pendaftaran dengan Financial Services Commission (FSC) sudah diselesaikan. Sejauh apa yang mereka lakukan, semua bisa datang ke menit terakhir dan pengumuman bisa di tunda. Andai saja dari awal sudah terjadi kesepakatan, semua pasti cepat terselesaikan.

Dengan begini, 4 Exchanges yang ada di Korsel sekarang punya dukungan dari perbankan dan juga ISMS. Selain itu, pemerintah dan juga Bandan Internet serta keamanan juga telah memberikan dukungan. Namun meskipun ada beberapa exchanges kecil yang sudah memenuhi persyaratan, tapi pada akhirnya mereka tidak punya kata sepakat dengan bank-bank yang ada. Mereka sepertinya telat karena tidak memenuhi persyaratan terakhir.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.